Rabu, 20 Mei 2015

fakultas-fakultas uin sunan kalijaga

The Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta is an Indonesian university that offers study programs in the field of Islamic science. Currently the university offers programs in AdabDa'wahShariaTarbiya,Ushuluddin, science and technology and social science and humanities.

The desire to establish Islamic institutions of higher education have been present since the colonial era. Dr. Wirjosandjojo Satiman stressed the importance of establishing an Islamic institute of higher education in order to raise the self-esteem of Muslims in the Dutch East Indies. Such an institution was established on July 8, 1945, when the Islamic High School was built in Jakarta.[citation needed] During the revolution the Islamic High School was moved to Yogyakarta, and reopened on April 10, 1946. In November 1947 a committee was formed to discuss improvements to the High School, and an agreement to establish the Indonesian Islamic University was reached on March 10, 1948. The university had four faculties: religion, law, economics, and education.

The government recognized the nationalist groups who had participated in the revolution by constructing the University of Gadjah Mada in 1950. The development of the Islamic University of Indonesia has occurred rapidly, with the Faculty of Indonesia consisting of 22 branches.
IAIN Sunan Kalijaga has now been transformed into the State Islamic University (UIN) Sunan Kalijaga. This has encouraged UIN Sunan Kalijaga to make corrections and development in various areas, including management and academic fields. Links with various organisations both inside the country and abroad are also being developed. A facility is currently under construction to provide the infrastructure for courses in information technology, so that the UIN Sunan Kalijaga can become a cyber campus.
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga telah menambah sarana teknologi informasi berupa digital signage. Sarana yang terdiri dari Server dan PC dengan layar LCD monitor ini ditempatkan di lantai tiga, tepatnya  di atas unit MPS (Multi Purpose Station) atau sarana layanan mandiri untuk peminjaman koleksi. Melalui media ini pihak perpustakaan dapat mensosialisasikan peraturan perpustakaan dengan lebih mudah. Selama ini sosialisasi dilakukan melalui media konvensional maupun website perpustakaan. Melalui digital signage ini pemustaka dapat memperoleh informasi up to date secara lebih menarik, efektif dan efisien. Area di sekitar MPS lantai tiga dianggap cukup strategis, yang di area tersebut banyak antrian pemustaka menunggu giliran untuk meminjam koleksi.
Sementara ini digital signage di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga menampilkan kombinasi informasi, yaitu realtime transaksi layanan peminjaman, informasi terkait layanan perpustakaan dan informasi up to date lainnya. Realtime merupakan aplikasi yang dirancang oleh Tim SI Perpustakaan UIN Suka semenjak tahun 2013. Aplikasi ini menjadi sarana yang efektif bagi pemustaka maupun pustakawan untuk memastikan atau mengetahui dengan segera apakah transaksi tersebut berhasil atau gagal. Selain di lantai tiga, direncanakan digital signage juga  akan ditempatkan di area MPS lantai satu dan area strategis lainnya. (ist)

 Dalam rangka memperkenalkan Bahasa dan budaya Persia di kalangan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyelenggarakan pelatihan Bahasa Persia. Peserta pelatihan terdiri dari mahasiswa dan dosen UIN Sunan Kalijaga. Pelatihan yang dijadwalkan akan dilaksanakan sebanyak 15 kali pertemuan ini berlangsung sejak tanggal 20 November 2014, dan bertempat di ruang pelatihan lantai satu gedung perpustakaan. Instruktur pelatihan adalah Muhammad, alumnus salah satu universitas di Iran. (Ist)